Kamis, 07 Agustus 2014

#FoodSpot #18: Koffie Tijd! [Koffitayd] Bandung

Halo, halo, Bandung!

Craving for another food spot review? Kalo gitu gue bakal kasih satu review spot yang nggak hanya asik buat ngopi-ngopi, tapi juga buat menghabiskan waktu senggang untuk ngobrol-ngobrol and having a quality time bareng temen atau keluarga.

The name of the place is Koffie Tijd!, diambil dari bahasa Belanda yang artinya “waktunya ngopi”. Cukup mudah mencapai kafe ini karena letaknya yang persis di jantung kota Bandung, yaitu di jalan Flores.



Saat gue kesana hari Minggu kemarin, suasana kafenya sedang nggak begitu ramai. Mungkin karena hari libur lebaran terakhir, sehingga orang-orang luar kota yang biasanya memenuhi Bandung mungkin sedang istirahat untuk persiapan menghadapi rutinitas keesokan harinya.



Layout Koffie Tijd tampak luar menggambarkan ‘Belanda banget’, terlihat dari bangunan yang entah karena didesain ala-ala bangunan Belanja tempo dulu, atau memang bangunan asli Belanda. Tak berhenti sampai di situ, ketika masuk pun lu akan disuguhi konsep vintage yang kental untuk dekorasi interiornya. Cukup nyaman untuk tempat menikmati kopi dan ngobrol berlama-lama, sesuai dengan tagline yang diusung “good things inside...” dan “more than food and beverages, and a smiley!”.



Dari nama kafenya sendiri, jelas bahwa kafe ini memiliki spesialisasi dalam minuman kopi. It is proven for the drink list yang nggak hanya menyajikan sajian olahan kopi ala western, tapi juga kopi-kopi lokal daerah yang terkenal di Indonesia. Dan kopi yang ditawarkan nggak hanya dalam bentuk drink aja, tapi juga dalam bentuk pizza, yap pizza rasa kopi! Sayangnya, saat kemarin gue kesana menu pizza-nya sedang nggak available, jadi belum sempet rasain pizza manisnya. Selain pizza, menu makanan lain yang ditawarkan cukup beragam mulai dari menu western, Asian cuisine, hingga menu lokal khas Nusantara.

Dari sekian banyak menu yang ditawarkan, setelah mendapat kabar buruk bahwa pizza dan pancake unavailable dari daftar menu hari itu, I finally chose Tosti and Cream Brulle Blend. Sementara si abang sebelah minta dipesenin rekomendasi gue, so I chose Ayam Goreng Koffie Tijd and Belgium Mocha Blend. Kalo biasanya yang dateng ke meja tuh minumannya duluan, but, in fact, the foods (only) were coming in about fifteen minutes, and the drinks were coming little bit longer, in about fifteen minutes after the foods. Maklumin aja mungkin lagi banyak orderan, hehe.


Well, Tosti yang gue pesen adalah roti panggang isi melted cheese and beef bacon, yang disajikan bareng dengan fried fries dan saus (kayaknya) barbeque yang enak banget. Sebenernya menu ini lebih cocok untuk breakfast sih, soalnya semuanya karbohidrat banget. But, not bad lah untuk pengganti pancake dan pizza yang lagi gue pengen. 


Sementara ayam goreng yang dipesen abang sebelah nggak jauh dari ayam goreng pada umumnya, yang hanya ditambah fried spinach gitu dan disajikan lengkap dengan nasi, tahu, tempe, sambel terasi, dan lalab. Rasa ya ngga mengecewakan lah, karena bumbu ayamnya yang meresap sampe dalem jadi daging bagian dalemnya nggak kerasa hambar. Cocok sebagai menu makan siang untuk yang lagi kelaperan banget, apalagi si sambel terasinya jadi penambah selera makan banget. Nggak tau tuh ya yang sebelah, suruh siapa pake nggak suka daging segala . :p


Untuk minumnya, cream brulle blend yang gue pesen adalah kopi karamel yang di-blend dan dibakar atasnya sehingga karamelnya mengeras. Manisnya pas, nggak di dominasi dengan karamel aja atau kopinya aja. Lumayan pas untuk ngopi jam nanggung walaupun lagi hujan di luar. Satu lagi, belgium mocha blend, nggak kalah segernya. Walaupun nggak begitu kerasa Belgium choco-nya, tapi rasanya tetep enak kok. Cocok buat nemenin ngobrol-ngobrol santai.



I rate 8/10 for Koffie Tijd!

Bagi yang penasaran, langsung deh cek info source di bawah ini untuk informasi lebih lanjut.

Twitter           : @koffietijdbdg
Website          : Koffie Tijd Bandung
Location         : Jalan Flores No. 8, Bandung.

5 komentar: